Galauing Time #Edisi Galau

Standard

Kawan, tahukah kamu  jika cuaca itu mempengaruhi suasana hati???

Hampir seharian ini mendung, hujan dan angin telah berkolaborasi dengan apik sehingga membuat aku  tertahan di “kamar mini penuh sensasi” dengan hanya ditemani ikan-ikan kecil  yang sejak tadi terlihat menari-nari. Ya, kamar berukuran tiga kali empat meter ini adalah ruangan special (meskipun gag pake telor) karena ditembok itu terpampang poster besar pelantun “kembang perawan”, dan dia sangat special bagiku. (n_n)

Hati yang seharusnya ceria  kini harus berubah menjadi galau karena terisolasinya pikiran dari ketiadaan aktivitas. Hembusan angin dingin membawanya terbang  jauh melintasi batas ruang dan waktu hingga ia samapai pada suatu tempat dimana aku  terpaksa harus mengingat lagi wajah itu.

Karena itu, aku harus meminta maaf kepadamu kawan. Tulisan yang seharusnya berjudul “The Principles of Love Accounting” kini harus berubah menjadi “Galauing Time”. Ya, edisi galau.

Pikiran ini sudah tak dapat di-explore lagi kecuali dari hal-hal yang berbau galau dan melanchole dan Lagu yang terdengarpun juga tidak kalah galaunya.

 

#backsound :

Dirimu satu-satunya,,,

Sang penghuni jagad khayalku,,,

*Rosa*

 

Bagaimana kisah selanjutnya,,,,  langsung saja kita ke Te Ka Pe…. *Dalang  style ^_^

 

****************************

Setelah sepuluh proposal penelitiannya di tolak oleh sepuluh perusahaan yang berbeda, membuat seorang cowok putus asa dan menghabiskan hari-harinya di depan TV,  karena ia berfikir bahwa harapanya untuk untuk bisa lulus satu semester lebih cepat  telah pupus. Dia mengurung diri di kamar dan hanya seskali keluar untuk pergi membeli makan. Namun ketika memasuki hari ketiga pasca penolakan proposalnya, handphone si cowok tergetar oleh sebuah panggilan.

Si cowok yang sejak tiga hari yang lalu bermalas-malasan, langsung melompat bangun dari pembaringannya dan mematikan televisi itu, kemudian menjawab telponnya. Sesaat setelah selesei bicara, si cowok tersenyum-senyum sendiri dan langsung menarik selimutnya. Terlihat sang TV juga ikut tersenyum lega  karena sudah hampir tiga hari ia harus dipaksa bekerja rodi, dan kini ia bisa beristirahat.

Kawan, tahukah kamu siapa yang baru saja menelpon cowok itu??? Dia adalah cewek yang selama ini dikaguminya. Kekaguman pada “Triple Big Beauty”. Ya, wajah yang manis, senyum yang indah, dan kecerdasan intelektualitas.

Dia meminta tolong pada si cowok  untuk membantunya mengerjakan tugas kuliah. Esok pagi mereka akan bertemu di perpustakaan. Sebenarnya si cewek menawarkan diri untuk mengajak si cowok berangkat bersama. Namun si cowok menolak dan meminta si cewek supaya mereka langsung bertemu  di perpustakaan.

Keesokan harinya, si cowok sampai di perpustakaan dengan perasaan yang tak bisa digambarkan olehnya. Senang bukan kepalang. Hatinya berbunga-bunga. Entah apa yang ada dalam pikirannya. Dia mendapati si cewek telah menunggunya di samping kolam depan perpustakaan.

 

Cowok : Kamu sudah lama disini???

Cewek : Nggak kok, baru juga nyampek  *mententeng tas*

Cowok : Ya udah, kedalam aja yukk… *Berjalan menuju locker

(Setelah meletakkan tas mereka ke dalam locker, mereka pun naik  ke lantai dua perpustakaan. Mereka duduk saling berhadapan)

 

*Berdiskusi mengerjakan tugas ± 3 jam*

 

(Setelah kurang lebih tiga jam mereka berada disana, akhirnya si cewek berhasil  menyelesaikan tugasnya. Maka dengan itu pula  berakhirlah usaha si cowok dalam mencuri pandang yang sejak tiga jam yang lalu ia lakukan. Si cowok merasa bahwa Si cewek sebenarnya  tahu tentang apa yang ia lakukan itu. Karena si cowok  yakin bahwa telah lama  si cewek  tahu jika ia  mengaguminya, meski  Si  cowok  tak pernah mengatakan kekagumannya.

Si cewek  selalu berpura-pura tak mengetahuinya. Dan tahukah kamu kawan jika  berpura-pura tak mengerti itu adalah sama halnya dengan menghinakan sebuah akal, dan orang yang sudah terhinakan karena akalnya, maka  dia pasti akan terjatuh. Dan  si cowok selalu berharap dia akan menjadi tempat pendaratan kejatuhannya itu)

 

Cowok : Where you’ll to go after that???

Cewek : Go back to home, maybe. How about you, Boy???

Cowok : My life useless every  thursday

*Si cewek ngakak gulung² (tertawa meledek)*

 

Si cewek mulai merapikan buku-bukunya. Perasaan Si cowok  mulai tak tenang melihat si cewek  akan segera pulang. Itu berarti si cowok  akan segera berpisah dengan senyum  yang indah. Senyum yang telah lama dikaguminya. Tiga jam bersama si cewek  membuat si cowok  kecanduan dengan wajah manis itu. Mungkin wajah si cewek mengandung zat addictif. Ya, mungkin saja, tp yang pasti kandungan glukosa yang terdapat pada wajah gadis itu melebihi ketentuan Badan POM.Dan tahukah kamu kawan, apabila pikiran sudah dibuat sakau, maka ia sering melakukan hal gila tanpa pernah kita sadari.

Ketika si cowok  ingin mencuri pandang untuk yang terakhir kali, ketika itu pula si cewek  menatapnya. Maka mereka pun beradu pandang. Dan ketika mata bertemu dengan mata, maka hatilah yang berbicara. Karena sudah terlanjur malu, si cowok  pun mengungkapkan isi hatinya. Namun si cowok  tak tahu si cewek  menyukainya atau tidak. Yang jelas, akhir-akhir ini dia sering berbuat aneh pada si cowok. Seperti mengirim pesan yang salah, selalu tertawa jika bertemu dengannya , padahal tidak ada hal yang seharusnya bisa ditertawakan. Sangatlah berbeda dari  sebelumnya. Justru dari perlakuan si cewek  yang aneh inilah yang mendorong si cowok  untuk berspekulasi. Ya, iseng-iseng berhadiah. Maka, inilah salah satu kelebihan laki-laki dibandingkan dengan kebanyakan wanita. Laki-laki  lebih berani untuk berspekulasi mengenai perasaan, selain karena sudah terlanjur malu tentunya.

 

Cowok : Would you married me???

Cewek : No, I wouldn’t   *Si cewek tersenyum menahan tawa*

(Untuk sesaat, si cewek  masih tersenyum dan terus memandangi si cowok, dan itu membuat si cowok  semakin tertunduk malu)

 

Cowok : But, Why you smile to me, Girl???

Cewek : Ehhmmmm… Because I like you, Boy

Cowok : Are you serious???   *Kaget

Cewek : Yeah,, I fully aware now, Boy…

Cowok : I don’t understand, watchu mean??

Cewek : Change our status   *menjulurkan kelingking kanannya

(Si cowok tak menyambutnya. Dia hanya tersenyum pait  sehingga membuat si cewek merasa sebal dan mengerutkan keningnya)

 

Cowok : Kamu jelek kalau cemberut

Cewek : Biarpun aku jelek tapi kamu suka kan??? *meledek

Cowok : Tapi aku lebih suka jika kamu tersenyum

Cewek : Ah, kamu memamng pandai merayu. Sebenarnya sudah lama aku tahu kalau kamu menyukaiku *nyengir *

Yang menjadi pertanyaan sekarang, mengapa harus aku???

Cowok : *tersenyum + bingung*

Ada sebuah teori yang mengatakan bahwasanya wanita cantik itu cenderung merubah prinsip, sedang pria tampan itu tak dapat dipercaya. Itulah mengapa aku memilihmu.

Cewek : Apa maksudmu??? Aku tak mengerti.

Cowok : Maksudku, aku hanya ingin wanita yang stabil, yang tidak mempunyai kecenderungan merubah prinsip *tersenyum

Cewek : Haa… Jadi menurutmu aku tak cantik??? *sebel

Cowok : Kamu memang tak cantik bagiku. Karena bagiku kamu itu tak lebih dari seorang gadis yang manis. *merayu ^_^

(Spontan Si cewek  tertawa setelah mendengar jawaban itu)

 

Cewek : Sungguh, belum pernah aku menemui cowok yang lebih pandai merayu daripada kamu. Tapi tetap saja aku tak mengerti. Alasan kamu itu tidak cukup bisa membuat aku mengerti. Di luar sana masih banyak gadis yang lebih cantik ataupun lebih manis. Bahkan lebih baik dan lebih sempurna dibandingkan aku. Tapi mengapa harus aku???

(Sejenak  si cowok  terdiam mendengar pertanyaan si cewek. Rayuan apalagi yang harus ia  katakan untuk menjawab pertanyaan itu, hingga si cewek pun  mengulang pertanyaan yang sama untuk ketiga kalinya)

 

Cewek : Mengapa kamu diam??? Kamu tak mau memberiku sebuah alasan yang  bisa membuat aku mengerti??? Mengapa harus aku, Boy???

Cowok : Begini,,, Aku memang tak pandai, namun aku pun juga tak begitu bodoh. Tapi mengapa aku harus bersusah payah mencari batu bata di sebrang lautan sedang dipelupuk mataku ada safir yang jauh lebih menawan??? Dan bagiku, kamulah safir itu…. *nggombal

Cewek : Ah, kamu sangat menyebalkan. Kau memang pandai berbasa-basi. Tapi aku sangat menyukai itu.

(Sejenak mereka  terdiam. Si cowok  tersenyum-senyum sendiri tanpa alas an. Si cewek pun  juga demikian. Suasana menjadi hening dan sedikit romantis. Hening karena memang saat itu mereka  berada di perpustakaan, dan romantis karena adanya kolaborasi dua buah senyuman. Mungkin saat itu adalah saat-saat paling romantis sepanjang sejarah hidup  mereka)

 

Cowok : Lantas, kapan kita akan menikah??? *memecah keheningan dan mengakhiri keromantisan.

Cewek : *tertawa bukan main*

Apa kamu tak malu bertanya seperti itu padaku??? Bukankah jelas-jelas tadi aku telah menolak ajakan gilamu itu???

Cowok : Lalu, apa maksudmu dengan menjulurkan kelingkingmu tadi??? *membela diri

Cewek : Yeah, we’re in a relationship. I hope you’ll accept my offering!!!!

Cowok : Hahaha… okay.. why not??? *tertawa

(terjadilah taken contract  antara  dua hati untuk  saling menjaga. Ingin rasanya si cowok  mencoret-coret meja dan tembok perpustakaan guna mendokumentasikan moment bersejarah itu. Cara yang sering ia  lakukan ketika masih duduk di bangku sekolah dulu. Tapi dia  sadar jika itu tak bisa dilakukannya. Dia  tak ingin lulus lebih cepat dari kampus itu hanya karena merusak fasilitas perpustakaan. Dia  masih ingin lebih lama melihat senyum indah nan menawan ala si cewek )

 

Cewek : Seperti kebanyakan orang yang menjalin kasih, aku ingin kamu mau berkomitmrn padaku.

Cowok : Ah, komitmen seperti apa yang kamu inginkan??? Let me know, Girl!!! *berlagak

Cewek : Aku ingin tiga hal darimu.

Cowok : What’s that???  *manyun

Cewek : Yang pertama, jangan pernah kamu berusaha untuk mendua.

Bagaimana, Boy??? Deal???

Cowok :  Siapa juga orang yang mau denganku kalau dia sedang tidak khilaf seperti keadaanmu sekarang ini???  *muka ngejek

Okay,,,  aku sepakat denganmu. Kelihatanya itu tak terlalu sulit bagiku.

Cewek : Okay, secondly, Biarkan aku menjadi diriku sendiri. Kau tidak berhak  merubahnya. Kewajibanmu hanyalah mengingatkan aku jika aku khilaf, dan tegurlah aku ketika aku memang salah.

bagaimana, Pak??? Deal???

Cowok : Ah, menurutku yang kedua ini lebih mudah dari yang pertama. Jadi aku sepakat denganmu. Cewek : Baiklah, sekarang yang terakhir. Setidaknya dalam seminggu, kau harus meluangkan sedikit waktumu untukku. Aku tak ingin membatasimu, tapi aku rasa kamu lebih mengerti.

Cowok : Ah, jangankan kau meminta sedikit waktu, jika saja kau meminta seluruh waktuku pun aku pasti meberikannya untukmu *muka nggombal

Cewek : Tapi sekarang ini aku sesang serius, Boy!!!

Cowok : Siap!!!  Aku menyepakati dan setuju dengan ketiga komitmen yang kamu ajukan.

(Si cewek  tersenyum lega. Dia mengangkat bahunya dan menghembusakan nafas panjang)

 

Cewek : Apa kamu tak menginginkan sebuah komitmen dariku???

Cowok : Komitmen??? Komitmen apa yaa…???  *bingung

Beri aku sedikit waktu untuk berfikir.

(Sejenak si cowok  berfikir, dan tak lama kemudian dia  menemukan sesuatu yang bisa dia  jadikan komitmen untuk si cewek)

 

Cowok : Baiklah, berhubung kamu telah mengajukan tiga hal padaku, dan supaya fair, maka aku juga akan mengajukan tiga hal pula padamu.

Terserah kamu mau menyebutnya komitmen atau apa saja itu terserah, yang jelas aku berharap kamu mau berjanji kepadaku., dan jika kamu setuju dengan tiga hal yang akan segera aku ajukan, aku berharap kamu akan commit dengan hal itu.

Cewek : Okay, katakan saja, Boy…

Cowok : Yang pertama, tolong kamu putuskan aku jika aku berusaha menyentuhmu.

Cewek : *terpanana* Apa itu tak berlebihan???

Cowok : Tidak, sekali-kali itu tidak berlebihan. Aku tak ingin menyentuhmu bukan berarti aku tak menyukaimu. Justru  karena aku sangat menyukaimu. Bagiku cinta itu suci, dan aku tak ingin mengotorinya dengan hal itu. *muka sok

Cowok : Bagaimana??? Apa kamu menyetujuinya???

Cewe; : Bagaimana aku tidak menyetujui sesuatu hal yang jelas-jelas akan menguntungkanku???

Cowok : Jadi kamu sepakat,???

Cewek : DEAL!!!

Cowok : Okay, yang kedua, Aku tak ingin membatasimu untuk dekat  atau bahkan menyukai orang yang ingin kamu sukai. Tapi jika kamu ingin melakukan itu, tolong jangan lakukan hal seperti itu dibelakangku. Karena aku lebih tenang jika kau hancurkan hati ini terang-terangan  daripada kamu harus menikamku dari belakang.

Bagaimana??? Apa kamu menyetujuinya???

Cewek : Dari kedua permintaan yang kamu ajukan, menurutku kedua-duanya lebih menguntungkanku. *nyengir

Cowok : Bukan menguntungkanmu,, tapi kita!!!

Apa kamu setuju dengan yang kedua ini???

Cewek : DEAL!!!

Cowok : Sipp… Ini yang terakhir, ini akan lebih menguntungkanmu.

Cewek : Apa itu??? Cepat katakan padaku!!! *penasaran

Cowok : Yang ketiga, Kamu kan sudah lama mengenalku, aku rasa selama ini kamu sudah cukup mengertahui siapa aku. Yang aku ingin darimu, selama kita hubungan nanti, jangan pernah kamu menolak jika aku traktir. Meskipun kamu tahu, aku bukanlah laki-laki yang bermateri dibandingkan dengan teman-teman kita yang lain.

Cewek : Mengapa harus seperti itu??? * terlihat simpatik

Cowok : I’m a Boy, Girl,,,  Tolong hargai aku.

(Si cewek  tersenyum pait. Mungkin dia  sedang terkesan dengan ketiga komitmen  yang diajukan oleh si cowok. Namun dia sedang mencari sesuatu. Tak lama kemudian  ia mengambil dan membuka dompetnya, kemudian menggoda si cowok)

 

Cewek : Baik, mau dihargai berapa kamu??? *membuka dompet.

Cowok : Ah, sialan kamu…!!! *melempar si cewek  dengan sebuah trackpen.

Cewek : Eitz… bukannya tadi kamu yang memintaku untuk menghargaimu??? Lantas mengapa kamu jadi sewot gitu??? *LOL

Cowok : Sebagai seorang laki-laki, aku hanya ingin belajar bertanggung jawab. Aku teringat kata ibuku bahwasanya tak jadi masalah bagi seorang laki-laki itu tak punya apa-apa, asal dia masih mempunyai tanggung jawab.

(Mendengar kata-kata si cowok, sejanak si cewek terpana. Dia menatap ci cowok dengan tatapan tajam. Si cowok mencoba  menghindari tatapannya dengan menunduk, namun usahanya  itu tidak membuat si cewek  memalingkan tatapannya. Tatapan mata yang penuh simpatik )

 

Cewek : That’s a great, Boy. I proud to you *haru

Tadinya aku berfikir apa yang aku minta dariku adalah bagian dari hak-hak kamu. Namun ternyata aku salah. Aku tak pernah menyangka jika kamu akan meminta seperti itu padaku.  Bahkan kamu tak meminta satupun yang menjadi hakmu. Kamu telah berfikir jauh kedepan. Kamu telah membuka jalan yang seharusnya akulah  yang mebukanya. Aku sangat bangga padamu.

Cowok : Ah, kamu berlebihan!!!, aku rasa kamu memang sengaja menyiapkan tiket untuk aku ke neraka. Karena dengan  berkata seperti itu berarti kamu telah mebuka peluang pada kesombongan untuk segera merasuk pada diriku. *merendah

Cewek : Kamu boleh underestimate padaku, namun aku berkata yang sebenarnya. *serius*

 

Cowok : Ah, Sudah sore, sebaiknya kamu segera berkemas.

Cewek : Iya, aku tahu.

Setelah ini kamu mau kemana???

Cowok : Mungkin aku akan ke tempat temanku, soalnya tak ada yang bisa aku lakukan di kost selain bermain dengan ikan-ikan kecilku.

Cewek : Kamu punya ikan??? *terkejut

Cowok : Selain suka sama kamu, aku juga menyukai  ikan, aku punya aquarium kecil di kamarku.

Cewek : Tuh kan,, belum-belum aku sudah diduakan. * nyengir

Aku juga suka ikan loh… Bahkan dirumah, aku punya tiga aquarium dan satu kolam ikan. * muka pamer

Cowok : Ya, mungkin ini adalah indikator bahwa kita memang berjodoh. Kita menyukai hal yang sama. *tersenyum

Cewek : Ah, kamu memang suka mengada-ada.

Cowok : Sudahlah, kemasi barangmu, ayo kita pulang.

Cewek : Kamu tadi naik apa???

Cowok : Aku tadi jalan kaki. Itung-itung olah raga.

Cewek : Apa kamu mau pulang bareng denganku???

Cowok : Terima kasih, biar aku jalan kaki saja.

Cewek : Baiklah,,, Aku tak akan memaksamau. Sampai ketemu lusa.

Cowok : Ah,, Pikirkan mengenai tugasmu itu, senin depan kamu harus presentasi. Kamu jangan terlalu memikirkan aku. *menggoda

Cewek : Kamu masih saja berengsek.

Cowok : Ya sudah, hati-hati di jalan. Kabari aku jika sudah sampai rumah.

Cewek : Kamu aneh, bagaimana aku bisa berhati-hati sedang hatiku telah kamu ambil dariku. *tersenyum

Cowok : Dan ternyata kamu lebih berengsek dariku.

(Memang, jika kita berdebat dengan wanita dengan tingkat kecerdasan lebih tinggi, itu sama halnya dengan bunuh diri. Jika kamu mencoba “nggombal” padanya, kamu akan diberinya  “tissue”. Jika kamu memberinya “ tissue”, dia akan membalasnya dengan “kanebo”. Dan jika kamu menggunakan “kanebo”, maka dia akan berkata : “See my  towel???”.  Ya menghadapi wanita yang cerdas itu lebih  sulit daripada mengerjakan ekonometri ataupun kalkulus. Sangat sulit untuk dikalkulasi)

 

Central Library, Brawijaya Univesity

Malang, November 19th, 2009

***********************

Kawan, tahukah kamu siapakah orang yang paling kuat  itu???

Orang kuat adalah orang yang bisa mengalahkan masa lalunya, dan sayangnya tiada seorangpun yang bisa seperti itu.  Dan malam ini aku menjadi makhluk yang lemah yang terjajah oleh kenangan. Ah malam semakin larut, udara semakin dingin. Tiada yang lebih baik yang bisa dilakukan selain menarik bedcover.

 

Disini gunung, di sana gunung.

Ditengah-tengahnya pulau jawa,

Daripada bingung-bingung,

Pergi kea lam mimpi saja… Hahaha  :p

 

Selamat berakhir pekan kawan,, Have a nice weekend ^_^

 

Tangerang, April 1st , 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s