The Equisiion of Love Accounting

Standard

“Barang siapa Kami panjangkan umurnya, maka kami dekatkan ia pada asal kejadiannya” (QS. Yaasin : 68)

Selamat ulang tahun bagi siapa saja yang berulang tahun dihari ini. Semoga 4WI selalu memberkahi anda. Amiin…

Sejenak saya ingin mengheningkan cipta sebagai rasa turut berbela sungkawa atas bencana gempa dan tsunami di Japan. Semoga 4WI memberikan keselamatan pada saudara-saudara kita disana. Meskipun telah diluluh-lantahkan oleh gempa dan tsunami hingga lantah luluh,semoga semangat mereka tetap terbit laiknya matahari yang terbit.

Chayoo Negri Sakura, Negeri Matahari Terbit,,, Saya belum pernah mendapati Negara yang mempunyai prinsip seteguh kalian!!!

======================================================================

PROLOG:

Sebelumnya saya minta maaf jika di pembukaan tulisan saya kali ini saya lagsung memberikan ucapan selamat yang tak penting. Saya hanya ingin mengucapkan selamat ulang tahun pada orang special, di tempat special, namun tak pernah menganggap dirinya special… (Special without egg kaleee…) *sedikit curcol dah..

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan saya yang sebelumnya…

The Equition of Love Accounting

Seperti halnya persamaan akuntansi, bahwa AKTIVA sama dengan PASSIVA (Aktiva = Passiva), maka dalam akuntansi percintaan pun juga dikenal dengan persamaanya : DIRIMU sama dengan DIRINYA. Jika persamaan itu disederhanakan, maka akan didapat formula baru bahwa KAMU sama dengan DIA (Kamu = Dia), dimana KAMU adalah segala sesuatu yang ada pada dirimu, dan DIA adalah segala sesuatu yang ada pada dirinya. Namun tanda ‘sama dengan’ (=) disini bersifat relative, tidak bersifat mutlak seperti pada ilmu akuntansi. Karena memang mustahil jika di dunia ini ada dua orang yang benar-benar sama.

Seperti yang telah saya jelaskan di pengantar tulisan ini (Lihat: Akuntansi Percintaan), bahwasannya seseorang yang baik akan mendapatkan orang yang baik pula. Begitupun sebaliknya.

Mungkin, pernahkah anda mengalami apa yang disebut dengan ‘patah hati’ atau ‘sakit hati’??? Jika iya, tentu anda akan merasakan malam dikala siang dan melihat pelangi menjadi kelam. (Listen: ‘Patah Hati by Afgan). Hehehe…🙂

Perasaan seperti ini tidaklah salah, karena itu adalah indicator bahwa terjadi ketidakseimbangan dalam kaedah akuntansi percintaan anda. Maksudnya adalah, ketika itu, tidak terjadi balancy antara KAMU dan DIA.

Lantas, mengapa bisa terjadi seperti itu???

Tidak ada alat measurement dan metode pengukuran yang bias digunakan untuk mendeteksi ketidak seimbangan itu. Balance Sheet maupun Trial Balance tak dapat lagi digunakan dalam kasus ini. Namun semua itu mampu dilaksanakan oleh hati anada. Ya, hati anda mampu menimbang dan mencari ketidakseimbangan antara KAMU dan DIA. Dan mengenai akurasinyapun sangatlah luar biasa.

Seperti tulisan-tulisan saya sebelumnya, saya akan selalu menggunakan pertanyaan-pertanyaan untuk menjelaskan teori-teori saya, walaupun terkadang pertanyaan-pertanyaan itu tidak ada hubungannya sama sekali. Dan pertanyaan berikutnya adalah:

Tahukah anda, berapa kali anda akan jatuh cinta???  *Ciee… Jatuh cinta jaree!!! Suuitt…Suittt… ^_^

Saya percaya semua pasti akan menjawab : Tidak tahu. Namun jika ada yang menjawab dengan bilangan angka, saya yakin dia pasti sedang berdusta, kalu tidak, dia pasti sedang mengigo, kalau tidak, dia pasti sedang ‘ngawur’. Karena semua dari kita tidak akan pernah tahu tentang sesuatu dimasa depan. Bukankah ‘the future is uncertainty’??? Ya, masa depan itu penuh ketidakpastian. Itu karena kita semua terikat oleh ruang dan waktu. Jangankan untuk mengetahui, untuk memprediksikannya saja kita pasti tak sanggup.

Begitu pula tentang cinta kita di masa yang akan datang. ‘Love is unpredictable coming’. Cinta itu seperti jalangkung yang datangnya tak diundang dan perginyapun tak pernah diantar. Karena itu, kita juga tak akan mampu untuk memprediksi kedatangan dan kepergiannya, sehingga kita tidak pernah tahu berapa kali kita akan jatuh cinta.

# P A U S E #     * maaf saya hentikan sejenak

Ngomong-ngomong tentang ‘jatuh cinta’, saya menjadi kepikiran dengan dua deret kata itu. Saya menjadi penasaran dengan asbabun nuzul dua kata itu. Mengapa kok harus ‘jatuh cinta’??? Bukankah sesuatu yang jatuh itu endingnya pasti tak enak??? Mengapa kok tidak ‘bangun cinta’ saja??? Mengapa harus ‘fall in love’ dan tidak ‘rise in love’???

Mungkin inilah yang mendasari seorang panglima besar khayangan yang bernama “Tian Feng” untuk mencetuskan ‘Teori Derita Cinta’. Ya, sejak dulu beginilah cinta, deritanya tiada berakhir. Saya rasa, Tie Pat Kay hanya mengenal istilah ‘fall in love’. Oleh sebab itu, ia selalu terjatuh dan menderita oleh cinta. Hehehe :p

# P L A Y #     *Okay… Lanjutt!!!

Ketika anda sedang patah hati atau sakit hati, mungkin anda akan mengira bahwa itu adalah kisah cinta anda yang terakhir. Seolah-olah anda tak akan jatuh cinta lagi. Memaksa hati anda untuk mengakui ketidak seimbangan akuntansi percintaan anda, sedangkan anda tahu jika keseimbangan itu pastilah terjadi.

Dia telah menjaminkan untuk kita pasangan kita dari jenis kita agar kita menjadi tentram dan saling berkasih sayang. (Lihat Ar Rum : 21)

Ketika kita sedang patah hati atau sakit hati, mungkin belum datang apa yang telah dijaminkan kepada kita. Mungkin Dia hanya ingin kita belajar. Bukankah’experience is the best teacher’??? Dan kita harus selalu ingat bahwasanya sesuatu akan indah pada saatnya. Mangga akan manis jika sudah masak. Bunga akan terlihat indah bila ia mekar.

Cinta adalah air kehidupan, makanan roh dan nutrisi jiwa. Cinta adalah hakim di pengadian dunia yang keputusannya memihak para kekasih walaupun mereka kejam, yang vonisnya memihak para pecinta meskipun mereka lalim. Jadi jangan pernah takut untuk jatuh dari cinta selama kita yakin sanggup untuk berdiri lagi darinya, dan yakin mampu untuk mengendalikannya.

Cinta adalah ruang dan waktu,

Datang dan menghilang,

Semua karunia Sang Pencipta….

*Dewa*

Tangerang, 12th March 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s