Jangan asal share meskipun hanya tinggal klik

Standard

Semalem tiba-tiba pengen stalking di wall-nya mantan. Pengen ngerti aktivitas dia ngapain aja sejak sepeninggalan eike. Maklum, karena masih belum bisa move on. Tragis memang, namun itulah yang terjadi. Hahahaaa…

Bukan bukan!!! Prolognya kena bajak. Sebenarnya bukan itu alasannya, alasan utamanya adalah pengen update status di FB karena sudah lama nggak eksis. Yaaa semacam abis kena syndrome alay gitu, p3NeN cLL4luW EkSizz.. :p

Sudah sudah!!! Pokoknya itulah…

Ketika baru aja selesei Log In, masuklah aku di dinding yang memunculkan recent update. Aku bingung, kok FB jadi seperti ini. Maklum, sudah lama nggak nge-eksis di FB jadi agak bingung dengan tampilan yang ada. Dulu, dulu bangetttt, pas masih sering eksis di FB, ak seneng baca recent update temen-temen. Ada yang statusnya mengandung humor, ada yang galau, dan ada yang menjadi motivator dadakan meskipun terkadang statusnya copy paste dari statusnya Pak Mario dan masih banyak lagi. Namun kali ini yang mengherankan, bukan status dari temen-temen yang muncul, namun situs-situs yang di share oleh mereka.

Oke baiklah, kali ini kebiasaanku membaca status dibuat agak berat karena harus meng-klik 2 kali pada link situs dan harus menunggu beberapa saat untuk bisa membacanya. Satu per satu aku mencoba membaca apa yang mereka share. Mungkin ini akan menambah sedikit informasi. Namun lama kelamaan, aku merasa ada yang aneh dengan berita-berita yang mereka share ini. Menurutku, informasinya bukan malah bermaksud membagi ilmu, tapi lebih ke unsur provokatif. Hemmm…

Ohh… baru sadar, ternyata beberapa berita yang mereka share ini berasal dari situs yang sama. Sebutlah arrahmah.com, VOA-Islam, Islampos.com, pkspiyungan.org, dan jonru. Pantes sajaaa.. Tapi yang mengherankan, mengapa berita-berita seperti ini bisa cepat tersebar dan disebarkan oleh orang yang berbeda-beda. Oke fix.. Aku jadi penasaran. Saatnya mencari ke-absaahan dari situs yang sudah banyak tersebar di dinding-dinding FB. Mengapa?? Ya biar tidak salah paham dan tidak gampang terprovokasi terhadap informasi-informasi yang ada.

Ini bukan mau mengeneralisir tentang berita-berita yang bertebaran di dinding FB, meskipun beberapa lainnya memang pure hanya untuk berbagi ilmu pengetahuan. Meskipun dengan hanya menekan klik pada share button pada setiap link berita, namun setidaknya, kalo kita ingin membagi ilmu atau informasi, kita seharusnya memastikan dulu akan ke-valid-an dari informasi yang ingin kita bagi supaya nantinya yang membaca berita itu tidak bingung oleh informasi yang kita bagikan.

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya” (QS Al-Isroo’ : 36)

“Barang siapa yang menyampaikan suatu pembicaraan dan ia menyangka bahwa pembicaraan tersebut adalah dusta maka ia adalah salah satu dari dua pendusta” (Al Hadist)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s